Senin, 22 Februari 2016

terimakasih kamu

Jika malam adalah rembulan, maka pagi adalah hangat dan cahaya bagi ku. Cahayanya mulai mengintip perlahan melalui celah terai kamar ku. Udara masih agak menggigit gigil. Untuk ku pagi adalah dimana harapan baru mulai muncul, dan 1 hari telah dilalui dengan begitu hebat. Pagi ini aku terbangun dengan rambut tergelung berantakan, mata sayup yang masih enggan terbuka, masih ingin tenggelam dalam lelap, lengkap dengan celana pendek, kaos bolong kesayangan ku dan kamu.

Untuk ku, pagi ini menjadi salah satu pagi yang luar biasa. Aku yakin kamu pasti tahu kenapa. Untuk ku pagi ini menjadi seperti salah satu kegiatan yang sudah aku buat list.Sayangnya list membuatkan mu kopi pagi, belum bisa ku lakukan.

Dengan peluk tak ingin lepas, kecup manis yang kau daratkan di keningku, aku mulai hari ku. Seperti dipost sebelumnya, untuk ku, kamu seperti hadiah dari Tuhan karena aku telah menjadi anak baik.

Baiklah, maka setelah kamu, pagi ini ku mulai hari ku juga dengan secangkir kopi. Secangkir kopi yang menemani ku berselancar di dunia maya, untuk membuang aksara yang sudah aku tahan dari semalam.

Selamat pagi menjelang siang,
Kepada kamu, aku ucapkan terimakasih untuk pagi ini.

Regards,
Wanita mu yang rindu guling

Tidak ada komentar:

Posting Komentar