Selasa, 04 Oktober 2016

Tentang Rencana Kepergian mu :') (1)


Beberapa waktu yg lalu aku mendengar kabar kalau kamu akan meninggalkan ku. Ku beritahu kamu lewat aksara ku ini, kalau  aku membenci sebuah perpisahan. Aku membenci sebuah kepergian. Maka kabar itu aku anggap sebagai angin aneh dengan hawa menggigit belulang ku, yang hanya numpang lewat. Tanpa ku gubris sepenuhnya.

Jadi aku tetap menyayangi mu seperti biasanya. Tetap mengagumi mu dalam senyum ku. Tetap menyisipkan namamu disela-sela percakapan ku dengan-Nya. Dan tetap menyemogakan kamu agar tetap dalam lindungannya, dilingkupi kebahagiaan yang berlimpa bersama orang-orang yang mencintaimu.

Hingga pada siang itu tangis ku pecah. Mendengar pengakuan mu tentang rencana kepergian mu yang pernah ku dengar sebelumnya. Dada ku sesak, ku tahan tangis ku berharap kamu akan berkata,"tidak, aku tak akan pergi kemana-mana. Kita akan tetap bersama". Walau aku tahu harapan ku hanya akan menjadi abu-abu. Aku memberanikan diri untuk membuka mulut walau rasanya sakit di dada menahan isak. Kepala ku pening seketika saat kamu meng-IYA-kan pertanyaan tersebut. Isak ku semakin dalam. Dada ku semakin sakit. Sungguh saat itu aku merasa terhianati. Aku yang mati-matian menyayangi mu, tapi kamu memilih untuk pergi.

Bagaimana aku akan belajar tetang ikhlas dari sebuah kepergian?
Seberapa akan sakitkah dada ketika kepergian mu terjadi?

Sampai saat ini yang aku pelajari dari sebuah kepergian, seperti yang suda-sudah hanyalah sebuah sakit yang akan mengajarkan bagaimana menabahkan hati lalu mengikhlaskan seseorang. Sunggulah aku mencintai mu dengan teramat. Mungkin aku salah satu yang tidak begitu dekat dengan mu. Tapi percayalah aku sungguh menyayangi mu.

Maka mungkin dengan mengikhlaskan kepergian mu - nanti - aku menyemogakan akan sama dengan proses ku mengikhlas kepergian dan kehilangan seperti sebelumnya. Sebab apakah kamu tahu, kalau cinta dan sayang selalu memberi ruang kebebasan kepada yang dicintainya. Dan itu yang sedang aku lakukan saat ini.

Dari ku yang masih berharap kamu untuk tetap tinggal.
Semoga esok hari mu tetap menyenangkan :)
Loveyou!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar