Minggu, 24 Januari 2016

Tergugu

Di sini aku masih tergugu begitu hebat ketika mengingatmu. Entah sudah berapa kali air ini selalu menguak ketika mengingat mu.

Siang ini kota ku hujan tak kunjung reda, semakin membuat ku tenggelam lebih dalam sebuah ingatan bahagia, yang malah membuat ku perih.

Ketika tulisan ini ku buat, linangan ini tak juga kunjung reda.

Sugguhlah rindu ini masih dalam kadar yang sama, bahkan bertambah. Aku sudah tak tahu harus berbuat apa ketika sudah seperti ini. Hanya dapat berteriak dalam diam. Menggugu dalam keperihan.

Tak bisakah kita bertemu barang satu menit. Hanya untuk dapat memeluk  mu hingga guguan ini mereda. Setelahnya kau bisa pergi meninggalkan ku lagi. Tak apa bila tak ingin menengok kembali ke belakang.

Sungguh ini perih..



.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar